Thursday, January 21, 2016

Inilah Yang Terjadi Jika Negara Mencetak Uang Sebanyak-Banyaknya

Halo sobat inpoloper!! Kali ini kita akan membahas tentang masalah ekonomi, ilmu yang ribet. Nah berhubungan dengan itu, pasti kita sering banget bertanya... kenapa negara kita nggak mencetak uang yang banyak aja gitu? kan uang yang banyak bisa dibayar untuk bayar hutang negara atau cetak terus kasih ke orang yang membutuhkan. Kira-kira tahu nggak apa alasannya? Ikuti terus 


Kenapa Negara Tidak Mencetak Uang Sebanyak-Banyaknya?

Menurut penelitian Bank Dunia tahun 2015, sekitar 100 juta jiwa penduduk Indonesia hanya memiliki penghasilan 330 ribu rupiah per bulannya. Miris! Banyak dari kita bertanya, kenapa negara kita tidak mencetak uang sebanyak-banyaknya saja? Untuk memberantas kemiskinan. Kenapa?

Menurut penelitian Bank Dunia tahun 2015 sekitar 100 juta jiwa penduduk Indonesia hanya memiliki penghasilan 330 ribu Rupiah per Bulannya. Miris sekali ! Banyak dari kita bertanya, kenapa negara kita tidak mencetak uang sebanyak-banyaknya saja? Untuk memberantas kemiskinan, kenapa ?


Jelas! Itu Menyebabkan Inflasi

 
Inflasi? Ya intinya, kita tidak bisa mencetak uang sebanyak-banyaknya, karena hal itu bisa mengakibatkan kenaikan harga barang, dan penurunan dalam tanda kutip “nilai” uang itu sendiri, atau yang biasa disebut sebagai inflasi. Bagaimana hal itu bisa terjadi?


Nilai Mata Uang Bisa Turun


Pendeknya, dalam suatu pasar, banyaknya jumlah uang yang beredar dan jumlah barang yang dibutuhkan haruslah seimbang, nggak boleh berat sebelah. Jika pemerintah mencetak terlalu banyak uang, kita akan juga memiliki lebih banyak uang dan tentunya membuat kemampuan membeli barang semakin tinggi  akibatnya jumlah barang yang ingin kita beli berkurang, dan harganya pun juga ikut menyesuaikan. Hal tersebut tidak mengubah apa-apa, kecuali menurunkan nilai mata uang itu sendiri, sehingga nilainya semakin lama, semakin tidak berharga karena jumlahnya yang terlalu banyak.
Yuk Bisnis Bersama Trend250

Ternyata Negara Di Dunia Pernah Mengalami Inflasi Besar-Besaran


Fakta uniknya, cukup banyak negara di dunia ini, pernah mengalami inflasi parah, akibat mencetak uang yang terlalu berlebihan  Salah satunya adalah negara Jerman setelah kalah pada perang dunia pertama dan harus membayar kerugian perang. Saking tidak berharganya, uang disana dipakai untuk mainan, menyalakan api kompor, hingga jadi penghias dinding di rumah 

Kemudian selain itu juga ada negara Zimbabwe. Dimana harga telur disana bisa mencapai angka Milyaran Dollar Zimbabwe, sangat fantastis. Dan tak ketinggalan juga, negara Hungaria setelah perang dunia kedua, yang pernah memiliki kertas uang yang bernilai nominal 1 Milyar Triliun ! Menjadikannya inflasi terparah sepanjang sejarah.




Sudah Terjawab kan ?

Akhirnya! terpecahkan juga pertanyaan yang selama ini ditanyakan. Jadi, jangan coba-coba untuk mencetak uang sendiri, karena tidak hanya membuat terjadinya inflasi, mencetak uang juga melanggar hukum, membuat tinta printer kita habis dan dapat membuat kita masuk penjara.

Nah, seandainya pemerinta Republik Indonesia mencetak uang sebanyak banyaknya, semua rakyat dapat hujan uang. Timbul pertanyaan, siapa yang mau capek kerja sedangkan sudah ada jaminan uang untuk hari ini dan besok. Nah, kalau gitu siapa yang mau kerja jadi petani padahal uang sudah ada di tangan? 

Jadi inilah alasannya kenapa pemerintah tidak bisa seenaknya mencetak uang sebanyak banyaknya. Karena uang dicetak sebanyak-banyaknya maka para pedagang selalu akan menaikkan harga. Lagipula, pikir mereka. yang beli uangnya lebih banyak dari sebelumnya.

Tonton nih videonya !


Semoga video ini bisa menyadarkan diri kita sendiri untuk tidak mencoba mencetak uang.
Itu tadi yg Terjadi Jika Negara Mencetak Uang Sebanyak-banyaknya.

Related Posts

Inilah Yang Terjadi Jika Negara Mencetak Uang Sebanyak-Banyaknya
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka sama postingan blog ini, subscribe aja di sini !

4 comments

Tulis comments

Berkomentarlah secara relevan !!!